Syarat Membuat SKCK Untuk Melamar Kerja BUMN, PNS dan Swasta

Ingin tau syarat membuat SKCK untuk melamar pekerjaan ? Berbagai aktivitas yang anda lakukan tiap hari seolah tidak bisa lepas dari perlunya sebuah tanda pengenal diri atau identitas. Karena dengan adanya identitas bisa menjadi sebuah tanda penting bahwa data diri anda tercatat dan terekam dalam berbagai kesempatan. Identitas juga merupakan sebuah pembeda antara anda dengan orang lain dan menjadikan diri anda unik dan berbeda dari orang lain.

Identitas tersebut sangatlah diperlukan untuk menjadi sebuah simbol bahwa anda benar-benar tercatat pada sebuah instansi secara legal. Banyaknya kegiatan membutuhkan anda untuk membuat dan membawa sebuah identitas khusus agar anda bisa didaftarkan dengan baik. Tidak hanya itu saja, untuk mendaftar kerja juga membutuhkan identitas resmi. Dengan menyimak cara membuat SKCK berikut ini akan membantu anda untuk melengkapi berkas keperluan tertentu.

syarat membuat SKCK

Pengertian Seputar SKCK dan Fungsi Utamanya

Jika dilihat dari tingkat kepentingannya, Kartu Tanda Penduduk atau KTP menjadi salah satu sebuah identitas yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang sudah berusia 17 tahun ke atas. KTP merupakan sebuah kartu yang berisikan data diri seseorang seperti nama dan alamat lengkap. Sehingga anda menjadikannya sebuah identitas yang wajib untuk anda bawa kemana saja. Berbagai keperluan administratif membutuhkan anda untuk menunjukkan KTP agar bisa diproses dan berjalan dengan baik.

Tidak hanya KTP, kegiatan administratif juga membutuhkan anda untuk mempunyai identitas lain salah satunya adalah SKCK. Mungkin ada banyak dari anda yang belum mengetahui apa itu SKCK beserta fungsinya. SKCK merupakan salah satu identitas yang mempunyai peran cukup penting seperti KTP. Terutama apabila digunakan untuk melamar suatu pekerjaan ataupun melakukan berbagai kegiatan administratif penting lainnya.

Dilansir dari Website Polri, SKCK atau disebut juga sebagai Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah sebuah surat identitas atau keterangan yang diterbitkan langsung oleh Polri dan berisikan berbagai catatan kejahatan seseorang. Sebelum adanya SKCK dulu surat keterangan tersebut masih dikenal juga sebgai Surat Keterangan Kelakukan Baik. SKKB hanya bisa diberikan kepada orang yang sama sekali belum pernah tercatat melakukan berbagai tindak kriminal dan kejahatan hingga tanggal diterbitkannya SKKB.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK merupakan sebuah surat catatan yang dikeluarkan atau diterbitkan langsung oleh Kepolisian RI atau Polri melalui sebuah fungsi Intelkam kepada anda sebagai seorang pemohon. Berfungsi untuk memenuhi permintaan dari yang bersangkutan atau adanya sebuah keperluan karena adanya ketentuan yang menjadi salah satu syarat membuat SKCK ini.

Proses cara membuat SKCK ini akan terhubung dengan database pihak kepolisian untuk melihat apakah anda sebagai seorang individu pernah terlibat dalam sebuah tindak kejahatan. Pengecekan tersebut tentunya agar Kepolisian dapat memastikan untuk bisa mengeluarkan surat tersebut untuk anda. Apabila dalam catatan kepolisisan tersebut terbukti anda pernah melakukan sebuah tindak kejahatan maka otomatis SKCK tidak dapat diterbitkan.

Kegunaan dari SKCK yang diterbitkan di Polres, yaitu untuk persyaratan masuk PNS seperti pelengkap rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), melamar pekerjaan di institusi swasta atau pemerintah, pendaftaran sekolah (dalam atau luar negeri), pencalonan diri sebagai kepala desa, DPRD, dan kepala daerah serta persyaratan menikah dengan anggota Polri dan TNI. Sedangkan yang diterbitkan di Polda untuk persyaratan pembuatan Paspor dan persyaratan calon Walikota atau DPRD.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, SKCK sendiri menjadi sebuah identitas yang digunakan sebagai penanda bahwa anda tidak mempunyai catatan kriminal sama sekali. Berbeda dengan KTP yang masa berlakunya seumur hidup, SKCK hanya berlaku selama 6 bulan saja sejak tanggal diterbitkan. Apabila telah melewati tanggal yang disebutkan maka surat keterangan sudah tidak berlaku dan harus membuat SKCK yang baru dari awal.

cara membuat SKCK

Cara dan Syarat Membuat SKCK

Sebagaimana yang sudah diketahui dari SKCK dan berbagai kegunaannya, maka untuk pembuatannya sendiri tidaklah sulit. Yang perlu anda lakukan hanyalah melengkapi berbagai persyaratan yang berupa dokumen ke Kepolisian setempat secara offline (manual) maupun online. Di bawah ini ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk cara membuat SKCK secara langsung.

  • Fotokopi Paspor (untuk kebutuhan luar negeri)
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Akta Kelahiran
  • Menyediakan foto berukuran 3 x 6 cm sejumlah 6 lembar dengan latar belakang menyesuaikan dengan tahun kelahiran anda
  • Melakukan scan sidik jari

Jika seluruh dokumen tersebut sudah anda bawa dengan lengkap maka anda tinggal mengunjungi kantor Kepolisian yang terdekat untuk melakukan permohonan pembuatan SKCK. Anda akan diserahkan sebuah blanko yang harus diisi berupa berbagai informasi pribadi dan berbagai pernyataan. Isilah blanko tersebut dengan benar agar proses bisa berjalan dengan lebih cepat dan mudah.

Lanjutkanlah proses pembuatannya dengan melakukan scan sidik jari. Ini dilakukan bagi pemohon yang baru pertama kali membuat SKCK. Biasanya masih ada beberapa anggota polisi yang nakal untuk meminta uang kompensasi atau disebut juga sebagai biaya sumbangan sukarela. Tapi nyatanya syarat membuat SKCK hanya akan ditagih satu kali saja dan tidak ada biaya lain yang perlu anda keluarkan selain biaya utama tersebut.

Setelah anda melakukan scan sidik jari maka anda telah menyelesaikan rentetan dari beberapa cara membuat SKCK secara offline. Anda pun bisa menunggu sekitar satu jam sampai petugas memanggil nama anda untuk menyerahkan dokumen SKCK yang sudah disahkan. Agar anda tidak repot untuk bolak balik, sebaiknya anda menyiapkan fotokopi dokumen dalam jumlah yang cukup banyak. Selain itu, jangan lupa untuk menyediakan pulpen agar anda tidak perlu meminjam kepada orang lain.

Usahakan juga agar anda datang lebih awal ke Kantor Kepolisian untuk menghindari antrian yang umumnya terjadi pada siang hari dan menghindari agar pelayanan masih belum ditutup. Pelayanan SKCK sudah beroperasi mulai dari hari Senin hingga hari Jumat mulai dari pukul 08:30 pagi hingga 15:00 sore. Loket pendaftaran sudah ditutup seusai waktu makan siang sehingga anda harus datang sebelum waktu makan siang dimulai.

Biaya Pembuatan SKCK

Untuk pembuatan sebuah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Kepolisian ini tidaklah gratis, sehingga anda dibutuhkan untuk membayar sejumlah uang sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Biaya ini juga berlaku di seluruh wilayah Indonesia dari ujung timur hingga barat. Di bawah ini merupakan rincian undang-undang yang mengatur biaya dan syarat membuat SKCK:

  • Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP)
  • Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak.
  • Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2010

Pada awalnya, pembuatan SKCK adalah sebesar Rp. 10.000 namun setelah tanggal 6 Januari 2017 biaya penerbitan SKCK disesuaikan menjadi Rp. 30.000 bagi Warga Negara Indonesia atau WNI. Sedangkan untuk Warga Negara Asing atau WNA membutuhkan biaya sebesar Rp. 60.000 untuk bisa menerbitkan SKCK. Biaya tersebut harus anda setorkan kepada petugas administrasi di Kantor Kepolisian ketika proses pembuatan SKCK anda telah selesai.

Anda juga harus mewaspadai berbagai tindakan pungutan liar dari berbagai oknum nakal yang meminta anda untuk membayar sejumlah uang yang diluar dari biaya Rp. 30.000 untuk pembuatan surat keterangan ini. Tindakan dari oknum untuk meminta pungutan liar ini masih cukup umum ditemui di semua tempat dan anda berhak untuk menolak tidak membayarnya secara halus.

Proses memperpanjang SKCK bisa anda lakukan, apabila masa waktu sudah melewati 6 bulan sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan. SKCK masih bisa anda perpanjang hingga maksimal 1 tahun dari batas waktu SKCK anda kadaluarsa. Namun, jika SKCK anda sudah melewati waktu 1 tahun maka anda harus membuatnya dari baru kembali. Di bawah ini adalah persyaratan yang dibutuhkan untuk memperpanjang SKCK:

  • Membawa SKCK lama yang masih berlaku
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli
  • Menyiapkan Pas Foto berukuran 4×6 cm dengan latar belakang merah sebanyak 3 lembar.
  • Membayar biaya administrasi perpanjangan SKCK sebesar Rp. 30.000

Cara Mudah dan Syarat Membuat SKCK Online

syarat membuat skck online

Awalnya, pembuatan SKCK hanya bisa dilakukan secara langsung yaitu datang ke Kantor Kepolisian setempat. Namun, saat ini anda sudah bisa mengikuti cara membuat SKCK sendiri dengan mudah melalui situs https://skck.polri.go.id tanpa harus repot untuk mengunjungi Kantor Kepolisian. Di bawah ini adalah beberapa persyaratan yang harus anda penuhi agar bisa mendaftar SKCK secara online.

  • Scan Paspor (Bagi anda yang membutuhkan keperluan di luar negeri)
  • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Scan Kartu Keluarga (KK)
  • Scan Akte Kelahiran
  • Scan Pas Foto yang berukuran 4×6 cm sebanyak 6 lembar dengan latar belakang berwarna merah dan menggunakan pakaian yang sopan.

Mulailah dengan mengunjungi situs pengurusan SKCK online di website yang sudah disediakan dan masuklah untuk mengisi seluruh data pribadi anda. Unggahlah foto diri anda sesuai dengan yang disyaratkan pada laman situs tersebut beserta seluruh dokumen yang sudah anda persiapkan sebelumnya. Isilah seluruh data diri anda dengan lengkap dan benar agar tidak terjadi kesalahan saat lembar SKCK sudah anda terima nantinya.

Setelah seluruh dokumen yang sudah anda lengkapi dan data diri anda isi dengan benar maka akan keluar nomor Briva yang bisa anda gunakan untuk membayar melalui ATM BRI, BRI Mobile Banking, ataupun Teller Bank BRI. Bawalah kode registrasi yang sudah keluar sebagai bukti yang harus anda bawa untuk mengambil SKCK di kantor kepolisian.

Serahkanlah seluruh bukti pendaftaran pada kantor Polsek dan lakukanlah scan sidik jari anda sebagai tahap terakhir dari cara membuat SKCK. Tunggulah hingga dokumen SKCK anda selesai diterbitkan oleh pohak kepolisian. Dengan melakukan pendaftaran secara online membuat anda tidak harus menunggu dengan lama seperti antri pada kantor Polsek. Waktu yang anda butuhkan tidaklah lebih dari setengah jam sampai SKCK anda berhasil diterbitkan.

Itulah beberapa proses yang harus anda lewati untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK baik secara langsung (offline) ataupun online. Pastikanlah agar anda mengisi seluruh data diri dengan benar agar tidak terjadi perbedaan informasi dengan apa yang ada pada KTP anda. Pastikan juga seluruh dokumen yang disyaratkan telah disiapkan sebelumnya. Selamat mencoba.