Pahami Over Kredit Rumah ! Pengertian, Keuntungan dan Kerugian

Sekarang ini jual beli jual beli rumah dengan menggunakan sistem over kredit sudah banyak digunakan. Untuk Anda yang gagal membayar cicilan rumah KPR, Anda bisa memilih over kredit rumah ini supaya rumah tidak disita oleh bank.

Ada banyak keuntungan over kredit rumah KPR ini, namun selain keuntungan ada juga kerugian yang akan Anda dapat ketika over kredit. Over kredit rumah ini bisa Anda lakukan dengan menggunakan dua cara, yaitu OKR lewat bank dan OKR lewat notaris.

OKR lewat bank berarti OKR dilakukan penjual dan pembeli langsung di hadapan bank. Sedangkan pengoveran hak milik di hadapan notaris ini biasanya memakai akta notaris. Cara kedua merupakan cara yang dinilai lebih aman meski melibatkan pihak bank.

Pengertian

Sudah pernah dengar tentang OKR ? OKR atau take over dalam pembelian rumah merupakan metode atau cara memindahkan kredit dari debitur sebelumnya (pemilik awal) kepada debitur baru (pembeli).

Banyak yang mengatakan bahwa metode pembelian seperti ini jauh lebih menguntungkan dibandingkan mencicil langsung dengan tenor lama. OKR ini menjadi solusi terhadap naiknya bunga KPR yang meningkat dari tahun ke tahun.

Dengan data peminjam yang baru tersebut, bunga yang dikenakan bisa saja berubah mengikuti bunga pinjaman baru yang lebih rendah jika dibandingkan bunga mengambang dalam pinjaman berjalan.

Namun Untuk mendapatkan fasilitas tersebut, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa Anda mempunyai rekam jejak pembayaran cicilan yang lancar tanpa kendala.

over kredit rumah

Keuntungan dan Kerugian Over Kredit Rumah

Seperti yang sudah diinfokan di awal  bahwa over kredit rumah yang selanjutnya disingkat OKR ini memiliki keuntungan dan juga kelebihan. Jadi sebelum Anda melakukan hal ini, ada baiknya mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang akan Anda dapat.

Keuntungan Over Kredit

  1. Surat kepemilikan aman. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa properti yang dibeli lewat KPR sudah melalui proses seleksi yang dilakukan di Bank. Bank ini tentu tidak memilih sembarangan ketika membiayai properti.
  2. Bisa mendapat properti yang pas. Properti yang Anda beli dengan menggunakan over kredit rumah biasanya sudah berumur beberapa tahun. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa rumah tersebut siap digunakan tanpa harus menunggu lagi.
  3. Nilai properti lebih tinggi. Keuntungan selanjutnya adalah nilai properti yang lebih tinggi, ini merupakan salah satu alasan kenapa orang melakukan OKR. Membeli sebuah rumah atau properti yang dijaminkan dengan nilai kredit beberapa tahun lalu berarti Anda membeli rumah dengan harga di masa lalu. Supaya lebih untung, Anda harus pandai-pandai dalam melakukan riset.

Kerugian Over Kredit

  1. Proses rumit. Orang-orang yang berkecimpung di bisnis properti banyak yang mengeluhkan tentang rumitnya membeli rumah dengan cara take over KPR. Ini karena ada 2 proses yang harus dilalui, yaitu melunasi KPR pemilik sebelumnya dan mengajukan KPR baru untuk pembeli.
  2. Biaya tambahan. Kerugian yang paling nyata dari OKR adalah Anda harus membayar semua biaya admin yang dibutuhkan, ditambah  lagi dengan biaya provisi kredit.
  3. Surat-surat belum selesai. Rumah atau properti yang dibeli langsung dari developer lewat kredit biasanya masih ada surat kepemilikan yang belum selesai atau masih menggantung. Untuk menghindari masalah ini, sebaiknya lebih cermatlah dalam memilih properti atau rumah dan sertifikat kepemilikannya.
  4. Buga seken lebih tinggi. Bunga KPR untuk properti bekas biasanya lebih tinggi (berlaku untuk bank-bank tertentu).
  5. Perbaikan. Tidak ada garansi dari developer, karena Anda tidak membeli langsung dari sana. Oleh karena itu perbaikan harus Anda lakukan sendiri dengan menggunakan uang sendiri.

Tips Over Kredit Rumah

Jika Anda berminat untuk membeli sebuah rumah dengan cara OKR, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan OKR . Nah, berikut ini adalah beberapa tips OKR :

  1. Pertama kamu harus tahu terlebih dahulu keunggulan dan kelemahan dari Over Kredit Rumah. Jangan melakukan OKR jika belum tahu keuntungan dan kekurangan yang akan Anda dapatkan.
  2. Setelah menemukan rumah yang ingin di take over, jangan langsung memproses OKR tersebut. Cari tahu dulu tentang harga properti di daerah tersebut. Tanyakan juga dokumen asli yang lengkap, jika tidak lengkap proses OKR akan semakin sulit dan kepemilikan juga belum jelas.
  3. Anda juga harus mengetahui nominal cicilan per bulan dan sisa dari cicilan yang ada. Pastikan biaya cicilan tersebut sesuai dengan nominal yang diberitahukan oleh bank. Pastikan juga uang Anda cukup untuk membayar setiap bulannya.
  4. Supaya lebih aman, Anda juga harus mengetahui rekam jejak kredit pemilik sebelumnya.
  5. Siapkan kelengkapan dokumen yang diminta untuk melakukan pengajuan take over KPR tersebut.
  6. Tentukan juga pihak yang akan memproses over  kredit rumah tersebut. Apakah Anda akan melakukan over  kredit kepada bank atau melakukan take over hak tanah kepada notaris.

Nah itulah beberapa penjelasan tentang over kredit rumah beserta keuntungan dan kerugiannya. Sebelum melakukan take over rumah, sebaiknya pahami terlebih dahulu risiko yang akan Anda dapatkan.

  • Leave Comments