Pahami Fungsi Dan Biaya Notaris Saat Jual Beli Rumah

Siapa yang tak ingin memiliki hunian nyaman bagi keluarga? Ya, selain menjadi tempat paling menenangkan untuk melepas penat, rumah juga menyuguhkan teraman untuk beristirahat. Bicara soal rumah, maka artinya Anda tengah berada di lingkaran properti yang menguntungkan. Bagaimana tidak? Jika dibandingkan dengan jenis bangunan lain, rumah adalah aset fantastis. Dimana dalam setiap tahun, harga jualnya selalu naik.

Di jaman serba modern dan canggih seperti sekarang, anda dapat memiliki rumah dengan budget pas-pasan. Kemudahan ini ditawarkan oleh mitra KPR yang berasal dari bank, cicilan dari pihak pengembang, hingga metode lain berprinsip syariah. Melalui akses tersebut, setiap orang dapat mempunyai hunian idaman.

Satu hal yang wajib Anda ketahui, transaksi jual beli rumah selalu melibatkan banyak pihak. Sebab, rumah yang sudah dijual secara langsung sudah pindah hak milik. Untuk mengurus surat dan dokumennya, maka Anda harus mengeluarkan biaya notaris jual beli rumah. Belum lagi dengan administrasi dan kepengurusan akta.

Semua ini dilakukan guna mematenkan legalitas rumah dan Anda sebagai salah satu pihak yang terlibat di dalamnya.

Lalu, berapa biaya notaris yang harus Anda bayar? Capaian biaya ini tergantung pada beberapa faktor. Termasuk lama pengerjaan dan luas tanah yang Anda jual atau beli. Notaris sendiri dapat dikatakan sebagai pejabat yang mempunyai kewenangan membuat akta legal dan lainnya. Pekerjaan seorang notaris diatur dalam UUD No 2 tahun 2014 mengenai detail jabatannya.

Tanpa bantuan notaris, proses pemindahan hak milik tidak akan berlangsung lancar. Mengapa demikian? Notaris akan membantu pemilik baru dalam pembuatan akta. Dimana akta tersebut dibuat secara otentik di depan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Biaya jual beli rumah juga sudah diatur dalam pasal 36 Undang-Undang Jabatan Notaris. Bagi anda yang masih awam dalam hal ini, Anda bisa mengecek lebih dulu anggaran yang semestinya anda keluarkan.

Tetapi, pada beberapa kesempatan, gaji seorang notaris tidak selalu berpatokan pada aturan negara. Besaran uang yang harus Anda rogoh turut dipengaruhi oleh nilai sosial dan nilai ekonomi akta. Nah, bagi Anda yang masih bingung dengan fungsi dan pekerjaan seorang notaris, berikut informasi selengkapnya untuk Anda.

  1. Kewajiban

Pejabat yang mengurus bidang pertanahan berada di bawah lindungan negara. Selain mempunyai hak dan wewenang, seorang notaris juga dibekali dengan kewajiban. Antara lain:

  1. Merahasiakan informasi berkaitan dengan akta yang dibuat
  2. Menyusun akta dalam format minuta dan menyimpannya sebagai protokol
  3. Mengumpulkan akta yang dibuat dalam satu bulan dalam bentuk buku portofolio
  4. Jujur dan netral, tidak berpihak pada siapapun
  5. Mencantumkan surat, dokumen, dan sidik jari pihak-pihak terkait dalam jual beli rumah
  6. Mengeluarkan salinan, kutipan, atau grosse akta berdasarkan minuta akta.

Apabila dalam satu bulan masa kinerjanya seorang notaris melayani banyak pembuat akta, maka kumpulannya dapat dibukukan menjadi dua. Data yang dikolektifkan tersebut harus disusun secara rapi, bersih, dan jelas berdasarkan tata letak.

  1. Fungsi notaris

Selain info biaya jual beli rumah, maka Anda juga wajib mengetahui fungsinya. Pedoman ini sudah tercantum pada pasal 15 Undang-Undang tentang Jabatan. Jika Anda belum paham, Anda dapat mengakses informasi mengenai isi undang-undang tersebut secara lengkap. Pada panduan tersebut, termuat beberapa fungsi notaris, diantaranya:

  1. Mengecek dan mengoreksi kesalahan tulis dan kesalahan ketik pada minuta akta
  2. Membukukan surat di bawah tangan dalam buku khusus
  3. Mencetak akta risalah lelang
  4. Menyalin surat asli di bawah tangan
  5. Membuat akta yang berhubungan dengan pertanahan
  6. Mengesahkan kecocokan dokumen fotokopi dengan surat yang resmi .

Pada proses pengesahan biaya jual beli tanah, minuta akta ialah akta yang ditandatangani para penghadap akta asli. Surat ini disertai dengan tanggal dan nomor berita acara pembetulan. Adapun salinan koreksi akan dikirimkan ke orang yang andil pada penjualan atau pembelian properti.

  1. Biaya Jual Beli Rumah

Tiap notaris mempunyai bandrol yang berbeda. Terdapat notaris yang menerapkan biaya jasa sekitar 0,5-1% dari nilai transaksi. Ada yang kurang, bahkan lebih. Pada umumnya, notaris akan dibayar oleh pembeli.

Jika Anda beruntung, Anda bisa mendapati pengembang rumah yang bersedia mengcover biaya pembuatan akta dan administrasinya. Secara umum, besaran biaya notaris jual beli rumah yang diberikan akan dikembalikan pada persetujuan antara penjual dan pembeli.

Di bawah ini adalah daftar klasifikasi biaya yang harus dibayarkan kepada notaris:

No Jenis biaya Nominal
1 Akta Pemberian Hak Tanggungan Rp 1.200.000
2 Cek Sertifikat Rp 100.000
3 Validasi Pajak Rp 200.000
4 Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan Rp 250.000
5 AJB Rp 2.400.000
6 SK 59 Rp 1.000.000
7 BBN Rp 750.000

 

Berdasarkan list di atas, total biaya notaris jual beli rumah ialah sekitar Rp 5.000.000. Namun tidak menutup kemungkinan jika Anda menemukan notaris yang lebih murah dari patokan tersebut.