8 Tips Menekan Biaya Renovasi Rumah Biar Jadi Jauh Lebih Murah

Melakukan renovasi rumah bertujuan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak, membuat rumah terlihat lebih menarik, memanfaatkan ruang kosong yang ada, dan lain sebagainya.

Namun apapun tujuannya, tentu biaya renovasi rumah harus Anda perhatikan. Jangan sampai biaya renovasi sangat besar dan membengkak. Biaya renovasi rumah ini sangat penting, karena itulah sebelum renovasi pikirkan baik-baik biaya tersebut.

Terlebih lagi bagi Anda yang hanya memiliki dana terbatas, Anda harus memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak melebihi anggaran yang ada. Ketika renovasi rumah, ada beberapa tips yang bisa Anda pakai untuk menekan biaya renovasi rumah.

Tips Menekan Biaya Renovasi Rumah

Cara menekan biaya perbaikan rumah berikut ini bisa Anda terapkan ketika dana terbatas untuk memperbaiki rumah. Dengan menggunakan beberapa tips berikut Anda bisa mengurangi biaya anggaran untuk renovasi rumah supaya lebih efektif.

  1. Skala Prioritas

Anda harus menentukan prioritas bangunan yang akan direnovasi. Karena tidak jarang ketika proses renovasi, ada banyak bangunan yang diperbaiki seolah tidak ada habisnya. Karena itu biaya renovasi menjadi semakin banyak.

Supaya hal ini tidak terjadi, Anda harus menetapkan skala prioritas ketika melakukan renovasi. Contoh Anda memprioritaskan ruang tamu, perbaikan plafon, penggantian keramik, dan sebagainya. Dengan begitu proses renovasi bisa berlangsung dengan lancar dan efektif.

  1. Susun RAB

Tips selanjutnya, buatlah susunan Rencana Anggaran Bangunan (RAB). Berkas ini sangat berguna untuk mengetahui biaya renovasi rumah. RAB biasanya disusun oleh kontraktor, namun tidak ada salahnya untuk melakukan perhitungan anggaran sendiri.

Ketika menyusun RAB, Anda harus memperhatikan bahwa perhitungan volume pekerjaan ini bisa dilakukan untuk setiap area yang akan diperbaiki. Anda juga harus mempertimbangkan biaya tenaga kerja, material, dan biaya pendukung lainnya.

  1. Manfaatkan Sistem Borongan

Cara menekan biaya renovasi yang selanjutnya adalah dengan memanfaatkan sistem pembayaran borongan. Dengan menggunakan sistem ini Anda tinggal melakukan pembayaran keseluruhan langsung.

Jadi tidak ada biaya tambahan seperti kebutuhan para pekerja ketika proses renovasi berlangsung. Dengan begitu Anda bisa menekan dan menghemat pengeluaran ketika renovasi dilakukan.

  1. Pilih Tenaga Kontraktor Terpercaya

Kemudian, Anda juga harus memilih tenaga kontraktor yang sudah terpercaya. Pastikan kontraktor yang Anda gunakan tersebut memiliki reputasi yang baik dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan lancar.

Karena banyak fenomena dimana proyek dengan sistem borongan sering sekali dilakukan dengan kurang baik dan hasil bangunan tidak sesuai keinginan. Karena itulah, pilih tenaga kontraktor yang terpercaya dengan hasil pembangunan yang memuaskan sesuai dengan keinginan.

  1. Pilih Toko dengan Kelonggaran Pembayaran

Untuk menekan biaya renovasi rumah, Anda bisa memilih toko bangunan yang bisa memberikan Anda kelonggaran dalam hal pembayaran. Hal ini dilakukan untuk meringankan biaya renovasi rumah.

Disini Anda harus memiliki kemampuan negosiasi yang bagus supaya pemilik toko bisa memberikan Anda kelonggaran pembayaran dengan cara mengangsur atau mencicil tagihan material yang Anda gunakan untuk merenovasi rumah.

  1. Gunakan Material Bekas Layak Pakai

Selain tenaga kerja, pengeluaran terbesar ketika memperbaiki rumah adalah biaya untuk membeli material bangunan. Untuk menghemat pengeluaran, Anda bisa menggunakan bahan bangunan bekas yang masih bisa digunakan dengan layak.

Beberapa jenis material bangunan yang bisa digunakan kembali adalah seperti genteng, daun pintu. Jendela, peralatan sanitasi, dan lain sebagainya. Jika material-material tersebut masih, maka bisa digunakan kembali untuk merenovasi rumah Anda.

  1. Lakukan Renovasi Bertahap

Jika dana yang Anda miliki sangat terbatas, maka Anda bisa melakukan renovasi secara bertahap tidak langsung semua bagian selesai direnovasi dalam sekali renovasi. Karena renovasi sekaligus ini bisa memberatkan kondisi keuangan keluarga Anda.

Jadi jika memang dana yang Anda miliki kurang, bisa merenovasi secara bertahap. Terlebih lagi jika ada banyak bagian yang harus direnovasi. Anda bisa merenovasi mulai dari bagian yang paling penting.

Sama seperti yang dijelaskan pada tips pertama, dimana Anda harus menentukan skala prioritas bagian rumah yang harus direnovasi terlebih dahulu. Sebaiknya renovasi banguan yang memang sudah parah kerusakannya dan memang harus segera diperbaiki.

  1. Pilih Desain Sederhana

Tips terakhir untuk menekan biaya renovasi rumah adalah dengan mengusahakan untuk memilih desain yang sederhana, simpel, dan tidak terlalu kompleks. Karena desain yang rumit dan kompleks bisa meningkatkan biaya renovasi.

Merenovasi rumah dengan desain rumit seperti menggunakan banyak warna di dinding, keramik yang bervariasi, dan sebagainya akan membuat biaya renovasi meningkat. Untuk menekan biaya, Anda bisa menggunakan warna yang sama.

Demikianlah tips menekan biaya perbaikan rumah yang bisa Anda gunakan ketika ingin merenovasi rumah. Dengan tips dan cara di atas tadi, Anda bisa membuat rumah menjadi semakin nyaman tanpa harus khawatir dengan biaya renovasi yang membengkak

  • Leave Comments