5 Tips & Simulasi Membuat Anggaran Biaya Bangun Rumah Tahun 2021

Supaya mendapat tempat hunian terbaik yang sesuai, banyak orang yang membuat rumah mereka sendiri. Sebelum mulai membangun rumah, harus ada anggaran biaya yang telah ditetapkan.Hal ini dilakukan supaya biaya pembangunan tidak membengkak dan menghabiskan uang Anda.

Bagi Anda yang ingin membangun rumah sendiri, ada baiknya membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) terlebih dahulu dengan cermat untuk mengetahui biaya bangun rumah. Banyak orang yang memilih rancangan tanpa berpikir panjang dan akhirnya mereka kaget dengan biaya yang diperoleh.

Banyak yang rugi bahkan menyesal karena tidak sanggup membayar biaya anggaran tersebut. Nah, supaya hal ini tidak terjadi kepada Anda. Buatlah gambaran atau simulasi biaya bangun rumah sebelum mulai membuat rumah.

Tips Menghitung Biaya Bangun Rumah

Dengan menggunakan tips berikut ini untuk menghitung biaya membangun rumah, diharapkan RAB yang Anda buat tidak membengkak dan menghabiskan uang Anda untuk kebutuhan yang tidak direncanakan.

Adapun tips dan simulasi menghitung biaya bangun rumah adalah sebagai berikut:

  1. Catat Semua Tujuan Penting

Untuk memonitor penggunaan uang nantinya, membuat perencanaan yang matang tentang anggaran pembangunan rumah sangatlah penting dilakukan. Jika Anda Anda ingin melakukannya sendiri, silahkan atur perkiraan pengeluaran dana yang akan terjadi.

Namun jika Anda ingin bekerja sama dengan kontraktor, maka Anda bisa konsultasi terlebih dahulu tentang dana yang Anda miliki.

Membuat RAB bertujuan untuk mengetahui harga material, perangkat halus, perangkat keras, dan biaya upah tukang yang akan mengerjakan proyek pembangunan rumah tersebut.

  1. Pahami Manfaat Membuat Anggaran

Rancangan anggaran untuk biaya bangun rumah dapat membantu Anda untuk memiliki dasar perhitungan yang jelas. Anda harus memasukkan sedetail mungkin mulai dari harga bangunan, desain, dan tarif pekerja mau borongan atau harian.

Jangan sampai dalam RAB tersebut ada yang terlewatkan, karena jika ada yang terlewatkan bisa membuat biaya pembangunan rumah membengkak. Contohnya seperti tenaga kerja dengan skill yang berbeda akan membutuhkan perhitungan yang berbeda juga.

  1. Gambarkan Simulasi Calon Hunian

Simulasi untuk membuat perkiraaan dana membaangun rumah bisa dilakukan oleh kontraktor. Namun jika Anda ingin, Anda bisa melakukan perhitungan sendiri dengan menggunakan cara berikut ini:

  • Ukuran Rumah. Tentukan ukuran dan desain rumah sejak awal. Ukuran rumah tidak sama dengan luas tanah yang dipakai, jadi Anda harus memperhitungkan ukuran rumah keseluruhan dengan cermat dan teliti. Setelah mengetahui detail ukuran rumah, maka perhitungan biaya bangun rumah akan semakin akurat.
  • Hitungan Per m2. Melakukan perhitungan anggaran untuk setiap m2 juga harus Anda lakukan ketika membangun rumah, perhitungan ini harus Anda lakukan secara menyeluruh. Contohnya seperti bagian dinding, lantai, langit-langit, dan keperluan untuk finishing.

Kedua perhitungan di atas akan membantu Anda dalam memperkirakan total biaya bangun rumah sampai selesai dan bisa digunakan. Nah berikut ini adalah contoh simulasi perhitungan biaya bangun rumah:

Contoh rumah dengan ukuran:

  • P x L (30 m x 10 m) = 300 m2
  • Biaya pembangunan per m2 = Rp. 4 juta
  • Biaya anggaran bangun rumah = ukuran rumah x total biaya membangun per m2.

Maka diperoleh:

300 m2 x Rp4 juta = 1,2 miliar

  1. Menghitung Biaya Bangun Rumah di Luar Pembangunan

Setelah Anda membuat simulasi biaya pembangunan rumah, pastikan Anda juga memperkirakan total biaya yang dipakai untuk membeli perabotan dan dekorasi rumah nantinya. Tentunya Anda tidak ingin rumah baru yang kosong kan? Karena itulah langkah ini harus Anda lakukan.

Selain itu, jangan lupa juga untuk menambahkan biaya bangun rumah lain seperti biaya administrasi, biaya pajak rumah  nantinya, biaya  untuk mengurus IMB, dan lain sebagainya.

  1. Perkiraan Kasar Biaya Bangun Rumah Bertahap

Perkiraan biaya bangun rumah termasuk biaya pekerja dan material untuk tipe rumah sederhana adalah Rp. 2,5 juta – Rp. 3 jutaan. Sedangkan untuk rumah menengah adalah Rp. 3,5 juta – Rp. 4 jutaan, dan tipe mewah adalah Rp5 jutaan.

Umumnya untuk menentukan perkiraan anggaran membangun rumah dimulai dari:

  • Persiapan, membersihkan lahan dan kedatangan material bangunan
  • Pondasi, yaitu menggali tanah, memasang pondasi dan menutup tanah
  • Struktur beton bertulang, membangun dinding rumah, rangka atap, menyelesaikan atap rumah, lantai, plafon, instalasi tenaga listrik, plumbing, pengecatan rumah, dan finishing.

Apabila membangun rumah dengan dua tingkat, maka biaya tersebut bisa dikalikan dua. Selain itu Anda juga harus menyiapkan tambahan dana sebesar 10% dari total seluruh pengeluaran. Dana ini digunakan sebagai cadangan jika sewaktu-waktu ada anggaran yang tidak terduga.

Demikian informasi tentang tips dan simulasi biaya bangun rumah. Dengan menggunakan tips dan simulasi di atas tadi Anda jadi bisa mengetahui jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun rumah sampai jadi dan bisa digunakan.

Selain itu, dengan adanya simulasi biaya bangun rumah tersebut, Anda jadi tidak kaget dengan biaya yang nantinya akan Anda keluarkan ketika membangun sebuah rumah. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan membantu Anda mengetahui biaya bangun rumah.

  • Leave Comments